Pijat bayi


Pijatan untuk bayi dengan tepat memberikan manfaat banyak lo.. Tapi jangan salah ya, kebanyakan ibu2 memijatkan bayinya ketika kondisi sakit panas dan batuk dengan harapan pemijatan yang dilakukan bisa meringankan rasa pegal yang dialami bayi sehingga ketika proses pijat bayi menangis meraung-raung kesakitan.

Pijat bayi yang tepat, harusnya dalam suasana rileks dan senang sehingga manfaat yang didapat benar2 optimal.

Tadi malam saya mencoba mempraktekkan ke syauqi. Jika sebelum2nya saya pijatkan ke tukang urut khusus bayi dengan hasil dia selalu menangis meraung-raung, alhamdulillah tadi malam berbeda. Ketika saya minta ijin untuk memijatnya dengan senyuman kemudian perlahan-lahan memijat mulai dari kaki, dada,perut, tangan dan punggungnya alhasil setelah pijat dia langsung tertidur pulas tanpa menangis sedikitpun.

Pemijatan untuk bayi ini banyak sekali manfaatnya terutama untuk bayi yang sudah mulai aktif.
Diantaranya:
• Menstimulasi saraf otak. Hal ini baik untuk perkembangan otak bayi.
• Melatih respon saraf pada tubuh bayi, yang dapat memacu perkembangan reflek tubuh bayi.
• Membantu dan menstimulasi sistem pencernaan pada perut bayi, karena pijat bayi dapat meningkatkan kerja peristalsis usus.
• Melancarkan sistem peredaran darah bayi.
• Meningkatkan berat badan bayi.
• Melancarkan pernafasan bayi, karena dapat membantu suplai oksigen pada tubuh bayi.
• Membantu perkembangan susunan otot bayi.
• Meningkatkan daya tahan tubuh bayi.
• Meningkatkan kualitas tidur
• Mempercepat myelinasi (proses perbaikan system saraf tatkala jaringan saraf tertutup lemak yang disebut myelin)

Tata cara pemijatan
Mengingat manfaatnya yang tidak kecil, sudah sepantasnya para orangtua menerapkan terapi sentuhan ini pada bayi mereka. Bagaimana caranya, ikuti tips berikut ini.
Sebelum mulai memijat, lakukan beberapa langkah persiapan, yaitu:
* Mencuci tangan.
* Hindari kuku dan perhiasan yang bisa menggores kulit bayi.
* Ruang untuk memijat usahakan hangat dan tidak pengap.
* Bayi selesai makan atau tidak berada dalam keadaan lapar.
* Usahakan tidak diganggu dalam waktu lima belas menit untuk melakukan proses pemijatan.
* Baringkan bayi di atas kain rata yang lembut dan bersih.
* Ibu/ayah duduk dalam posisi nyaman.
* Sebelum memijat, mintalah izin kepada bayi dengan cara membelai wajahnya sambil mengajak bicara.
Setelah melakukan persiapan itu, pemijatan bisa dimulai. Berikut ini contoh cara memijat beberapa bagian tubuh bayi:
* Pijat kaki
Mulailah dengan memegang kaki bayi pada pangkal paha seperti cara memegang pemukul softball. Gerakkan tangan ke bawah secara bergantian seperti memerah susu dan putar.
Pegang pangkal paha dengan tangan secara bersamaan memeras dan memutar kaki bayi dengan lembut dari pangkal paha ke arah mata kaki. Kemudian, telapak kaki diurut dengan dua ibu jari secara bergantian mulai dari tumit ke seluruh telapak kaki. Pijat jari kaki satu-persatu dengan memutar menjauhi telapak, diakhiri tarikan lembut di tiap ujung jari. Lalu, peras dan putar pergelangan kaki dengan ibu jari dan jari lain. Usap kaki bayi dengan tekanan lembut dari pangkal paha hingga akhir.
* Perut bayi
Pijat perut bayi dari atas ke bawah seperti gerakan mengayuh sepeda. Pijat perut mulai bagian kiri atas ke bawah dengan jari-jari tangan membentuk huruf I lalu L terbalik.
* Pijat dada
Katupkan kedua telapak tangan Anda (seperti tapak Budha), lalu letakkan pada dadanya dalam keadaan seperti itu. Secara perlahan, buat gerakan ke arah luar tubuh bayi, sehingga telapak tangan yang terkatup secara perlahan terbuka menghadap ke bawah, dan telapak tangan Anda akhirnya menempel dan berjalan di atas dadanya. Ulangi beberapa kali. Masih pada bagian dada, kali ini letakkan salah satu telapak tangan Anda dengan menghadap ke bawah, di daerah dada bayi, kemudian buatlah pijatan lembut ke bawah, ke arah pahanya. Buatlah gerakan ini secara bergantian, dengan tangan kanan dan kiri Anda.
* Pijat lengan bayi
Ambil salah satu lengannya dan lakukan gerakan seperti yang Anda lakukan terhadap kakinya – gerakan seperti memerah susu, mulai dari ketiaknya, terus hingga ke pergelangan tangan. Kemudian pegang telapak tangannya, dan putar-putar secara perlahan beberapa kali, ke arah kanan dan kiri. Pindah ke lengan satunya lagi dan lakukan hal yang sama.
* Pijat muka
Letakkan ibu jari diantara alis mata si bayi. Pijat dengan ibu jari secara lembut pada alis dan di atas kelopak mata. Pijat dari pertengahan alis turun ke bawah melalui samping lipatan hidung.
* Pijat punggung
Balikkan tubuh bayi Anda secara perlahan, sehingga ia tengkurap. Posisi Anda berada di salah satu sisinya. Dengan menggunakan jari-jari tangan Anda, buatlah pijatan lembut melingkar dengan kedua tangan, dimulai dari bawah lehernya, sampai ke pantat si kecil. Pindahlah posisi Anda ke sisi sebelahnya lagi dan lakukan gerakan yang sama.
Manfaat Pijat Bayi :
Manfaat pijat bayi dari segi kesehatan diantaranya:
• Menstimulasi saraf otak. Hal ini baik untuk perkembangan otak bayi.
• Melatih respon saraf pada tubuh bayi, yang dapat memacu perkembangan reflek tubuh bayi.
• Membantu dan menstimulasi sistem pencernaan pada perut bayi, karena pijat bayi dapat meningkatkan kerja peristalsis usus.
• Melancarkan sistem peredaran darah bayi.
• Meningkatkan berat badan bayi.
• Melancarkan pernafasan bayi, karena dapat membantu suplai oksigen pada tubuh bayi.
• Membantu perkembangan susunan otot bayi.
• Meningkatkan daya tahan tubuh bayi.
• Meningkatkan kualitas tidur
• Mempercepat myelinasi (proses perbaikan system saraf tatkala jaringan saraf tertutup lemak yang disebut myelin)
Sedangkan manfaat pijat bayi dari segi psikologis bayi diantaranya:
• Apabila pijat bayi tersebut dilakukan oleh orang tua bayi, maka hal tersebut akan menambah kedekatan antara bayi dan orang tua. Karena bahasa sentuhan cinta sangat mempengaruhi perasaan bayi.
• Mengembangkan terjalinnya komunikasi bayi. Karena dapat merangsang kontak mata, ekspresi wajah, dan ekspresi tubuh bayi.
• Memberikan rasa nyaman pada bayi.
• Membuat bayi lebih tenang dan tidak mudah rewel.

Selamat mencoba ya bu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s